Distributor Beras di Solo, Jenis Jenis dan Ras Tanaman Padi ( Oryza Sativa )

Beras merupakan makanan pokok di lebih dari 26 negara negara padat penduduk di dunia. Beras berasal dari tanaman padi ( Oryza Sativa L ) yang termasuk dalam famili graminae dan genus oryza. Tanaman padi sendiri dibedakan dalam 3 kategori ras, yakni Javanica, Japonica dan Indica.

 

Perbedaan jenis beras dapat kita lihat pada ciri fisik beras. Beras jenis Indica memiliki butir padi berbentuk lonjong panjang dengan rasa nasi pera, sedangkan beras jenis Japonica butirnya pendek dan bulat dengan rasa nasi pulen dan lengket. Beras jenis Indica memiliki masa tanam yang lebih pendek, tahan kekurangan air dan dipanen sekaligus karena butir padi mudah terlepas, sedangkan Japonica memiliki masa tanam yang lebih lama, tanaman berukuran tinggi dan dipanen satu persatu karena butir padi melekat kuat pada tangkainya.

 

Beras yang ada di Indonesia umunya dikategorikan atas varietas bulu dengan ciri bentuk butiran agak bulat sampai bulat, dan varietas cere dengan ciri bentuk butiran lonjong sampai sedang. Penamaan beras di Indonesia juga sering dilakukan berdasarkan daerah produksinya, seperti beras Rojolele dan Cianjut dari Jawa Barat, Siarias dari Sumatra Utara, Solok dari Sumatra Barat, Beras Empat bulan dari Sumatra Selatan, dll.

 

Sebagai bahan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia, beras menyumbang 40 – 80% kalori dan 45 – 55% protein. Dikarenakan pentingnya beras dalam kehidupan masyarakat Indonesia, pemerintah gencar menempuh kebijakan untuk meningkatkan produksi pada di dalam negeri, antara lain melalui intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi lahan pertanian.

 

Baca Juga :

Jenis Beras Kualitas Unggul di Asia Tenggara

Xplod Company, Distributor Beras 5 Kg

Distributor Beras di Solo, Beras Unggulan di Indonesia dan Negara Asia Tenggara

Beras jenis unggulan di Indonesia dikenal dengan istilah beras menak, beras bangsawan atau beras petinggi. Salah satu contoh beras unggulan yang berasal dari Jawa adalah beras Rojolele dan Cianjur dari Jawa Barat. Dari Sumatra Utara terkenal beras menak dengan nama Siarias, sedangkan dari sumatra selatan adalah Empat Bulan.

 

Selain di Indonesia di negara Asia tenggara juga memiliki beras menaknya sendiri. Di Jepang terdapat beras yang disukai oleh penduduknya yakni beras dengan nama Toyonishiki dan Koshihikari. Di Filipia beras menak dikenal dengan nama Azucera, Milfor dan C4. Beras C4 kemudian berkembang pesat di Jawa Barat sebagai beras kelas atas. Di India dan Pakistan juga terkenal beras menak dengan nama yang disebut beras Basmati.

 

Beras Unggulan di Asia Tenggara
Beras Unggulan di Asia Tenggara

 

Beras jenis unggulan ini pada umunya memiliki harga yang lebih mahal daripada beras kualitas biasa, dan lebih sulit diperoleh. Seperti beras Basmati di India yang memiliki harga 2x lipat dari harga beras kualitas standar. Di Indonesia, harga beras Cianjur Kepala misalnya, memiliki harga lebih dari 2x lipat dari harga beras standar seperti IR36.

 

 



 

 

Mahalnya harga beras menak disebabkan oleh rendahnya tingkat produksi beras menak per hektar, lamanya waktu tanam, rendemen gilingnya yang rendah serta kurang dapat menahan serangan hama dan penyakit. Oleh sebab itu di Indonesia penanaman beras kualitas unggul ini dinilai sebagai gerakan yang asosial.

 

Baca Juga :

Xplod Company, Distributor Beras 5 Kg di Solo