Risiko Jual Beli Online Terbaru Tahun 2019, Order Fiktif yang Kian Marak di Marketplace dan E-Commerce

Membahas seluk beluk jual beli online dari berbagai sumber dan sudut pandang. Membahas trend jual beli online terbaru dari berbagai platform marketplace dan e-commerce yang ada di Indonesia. Pada artikel ini kita akan membahas resiko jual beli online terbaru berupa order fiktif atau order palsu.

 

Apakah jual beli online mengandung risiko bagi penjual ? apakah sebagai penjual kita bisa dirugikan dalam praktek jual beli online ? jawabannya adalah bisa. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi ? berikut adalah beberapa penjelasannya.

 

Fitur COD di Marketplace
Fitur COD di Marketplace

 

Fitur COD (Cash On Delivery) atau Bayar di Tempat banyak digunakan oleh orang tidak bertanggung jawab untuk melakukan perbuatan iseng. Dengan fitur COD atau bayar di tempat pembeli dapat memesan produk dari toko online tanpa mengeluarkan uang terlebih dahulu. Pembeli dapat membayar produk apabila produk sudah datang dan sesuai dengan produk yang dibeli.

 

Tujuan utama dari fitur COD ini sebenarnya adalah memberikan kemudahan bagi pembeli untuk memilih metode pembayaran apabila tidak memiliki rekening bank, kartu kredit, uang virtual atau berbagai bentuk pembayaran online lainnya. Pembeli dapat membayar dengan uang cash apabila produk yang dipesan telah datang dan sampai di alamat, namun kemudahan ini bukan tanpa resiko.

 

Pembelian yang dilakukan tanpa mengeluarkan uang terlebih dahulu memicu beberapa oknum untuk berbuat iseng dengan memesan produk online dengan alamat yang asal atau nama penerima yang tidak sesuai. Hal ini cukup banyak terjadi di platform marketplace dan e-commerce yang menyediakan fitur COD. Beberapa platform seperti Lazada juga telah memberitahukan bahwa apabila fitur COD diaktifkan akan terdapat beberapa kemungkinan produk kita tidak terkirim dan akan kembali kepada pengirim atau RTS (Return To Sender)

 

Fitur COD Marketplace
Fitur COD Marketplace

 

Kenapa ada orang yang melakukan perbuatan iseng dan tidak bertanggung jawab seperti ini ? pertama tentu saja dilakukan atas dasar keisengan, mungkin ada beberapa orang yang merasa puas apabila dapat menempatkan orang lain dalam kesulitan. perbuatan dengan maksud merugikan orang lain.

 

Siapa yang dirugikan dengan order fiktif seperti ini ? Fitur COD dengan metode CASHLESS atau penjual tidak perlu membayar ongkos kirim tidak terlalu merasa dirugikan secara finansial. Hanya saja produk yang sudah dikirimkan akan kehilangan opportunity cost apabila seharusnya dapat dibeli orang lain, atau barang dengan jumlah terbatas dari seller.

 

Sebetulnya pihak yang paling banyak dirugikan dalam praktek order fiktif atau order palsu di marketplace dan e-commerce tersebut adalah pihak ekspedisi. Pihak ekspedisi dan kurir akan mengirim produk pada alamat tertera dan mencoba menghubungi pembeli di nomor telepon yang tercantum pada paket, namun alamat dan kontak tersebut adalah palsu.

 

Bayangkan apabila produk tersebut dialamatkan di wilayah terjauh Indonesia, seperti Irian Jaya, Banda Aceh atau wilayah lain yang butuh perjuangan dalam mengantarkan paket tersebut. Setelah paket sampai ke kota tujuan, ternyata alamat dan kontak tertera adalah palsu. Pihak ekspedisi akan sangat dirugikan dikarenakan pembeli tidak akan membayar harga produk dan biaya pengiriman.

 

Bagaimana cara mencegah praktek order palsu atau fiktif ini ? mencegahnya mungkin sulit dan hampir tidak bisa dilakukan. Aspek manusia dalam usaha dan berbisnis tentu saja merupakan elemen yang tidak dapat diperhitungkan. Dengan cara apapun masih akan tetap saja ada oknum yang berbuat iseng hanya demi kesenangan mereka. Namun sebagai penjual online kita dapat meminimalisir praktek order fiktif ini dengan berbagai cara.

 

Order fiktif di marketplace dapat diminimalisir dengan menonaktifkan fitur COD pada toko anda. beberapa platform seperti Lazada memperbolehkan seller untuk memilih mengaktifkan fitur COD atau tidak. Mengaktifkan fitur COD akan memberikan kemungkinan produk dan penjualan anda akan gagal dan produk yang anda jual akan kembali kepada anda, namun juga akan meningkatkan penjualan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *