Salah Kaprah COD di Indonesia, Arti Sebenarnya COD atau Cash On Delivery Dalam Jual Beli Online

Arti sebenarnya COD dan Salah Kaprah COD di Indonesia

Membahas seluk beluk mengenai jual beli online di Indonesia. Membahas segala trend terbaru dan terkini dalam jual beli online. Pada artikel ini kita akan membahas salah kaprah orang mengenai COD atau Cash On Delivery dan arti sebenarnya COD. Memang apa sih itu COD ? Apa arti dari sistem pembayaran COD yang betul ? Bagaimana pemahaman masyarakat mengenai COD bisa keliru ? Salah kaprah mengenai pemahaman COD akan kita bahas pada artikel ini.

 

COD merupakan singkatan dari Cash On Delivery. Banyak yang salah mengartikan mengenai apa itu COD dikarenakan sejarah jual beli online di Indonesia sendiri. Arti sebenarnya COD atau Cash On Delivery sejatinya adalah sebuah sistem pembayaran pembelian yang akan dibayar ketika barang atau paket tersebut sampai di alamat atau disebut juga “Bayar di Tempat”.

 

Lantas apa salah kaprah yang ada di masyarakat Indonesia ? COD di Indonesia sangat identik dengan metode “Ketemuan”. Yang dimaksud “ketemuan” disini adalah dimana si penjual dan pembeli akan bertemu di suatu tempat untuk melaksanakan jual beli. Penjualan dengan sistem “ketemuan” sudah pasti COD (Dibayar ditempat) antara penjual dan pembeli, namun penjualan COD belum tentu penjual dan pembeli harus “ketemuan”

 

Arti sebenarnya COD dan Salah Kaprah COD di Indonesia
Arti sebenarnya COD dan Salah Kaprah COD di Indonesia

 

Kita akan menyakan persepsi terlebih dahulu, bahwa COD yang dibahas pada artikel ini bukan metode “Ketemuan” melainkan metode “Bayar Di Tempat”.

 

Metode COD yang sesungguhnya mulai muncul dan dapat digunakan di Indonesia sejak masuknya beberapa platform marketplace di Indonesia. Platform Lazada dan Shopee adalah 2 platform yang terlebih dahulu dapat menggunakan sistem pembayaran COD. COD atau “Bayar di Tempat” ketika paket sampai ke alamat bisa terjadi karena kerjasama pihak Lazada dan Shopee dengan pihak ekspedisi.

 

Penjual produk tidak harus “ketemuan” dengan pembeli, namun bisa diwakili oleh pihak ekspedisi. Pihak ekspedisi yang berkerja sama dengan Lazada atau Shopee dapat mewakili “Pembayaran di Tempat” atau di alamat pembeli.

 

Xplod Company Star Seller Shopee
Xplod Company Star Seller Shopee

 

Bisa dibilang 90% lebih orang yang bertransaksi secara online akan beranggapan bahwa COD adalah “ketemuan” (mungkin anda adalah salah satunya). Padahal COD sebetulnya bukan “Ketemuan”melainkan bayar di tempat ketika paket sampai ke alamat pembeli.

 

Darimana asal muasal salah kaprah COD ini ? COD dianggap sebagai metode “ketemuan” pada saat di Indonesia belum ada platform marketplace seperti Shopee, Tokopedia dan Lazada.

 

Ketika transaksi online masih dilakukan dengan sistem transfer dan “Ketemuan”, pedagang online mulai menggunakan kalimat COD ini untuk merujuk pada metode transaksi “Ketemuan”. Dari situ salah kaprah COD ini mulai menjadi trend sampai detik ini.

 

Orang yang ada di ranah jual beli online, baik penjual maupun pembeli terkadang menanyakan “Apakah bisa COD” untuk merujuk pada transaksi “ketemuan”. Padahal sejatinya COD tidak harus ketemuan, melainkan dapat menggunakan ekspedisi yang bekerja sama dengan platform marrketplace seperti Shopee dan Lazada, dan dapat juga “Dibayar Penerima” apabila anda menggunakan jasa pengiriman JNT atau Pos Indonesia.

 

Pada tahun 2020, JNT mulai meluncurkan sistem pembayaran “Dibayar Penerima”atau dalam kata lain COD untuk pengiriman dengan perusahaan mereka. Selanjutnya menyusul Pos Indonesia yang juga menerapkan metode “Dibayar Penerima” pada awal 2020. Namun metode ini bukan tanpa resiko. Bagaimana jika alamat yang diberikan pembeli kita ternyata palsu ? Nah untuk menjawab pertanyaan ini, memang cukup sulit. Kenyataannya fitur COD cukup sering digunakan oleh orang iseng untuk mengerjai sebuah toko online atau kurir eksepedisi.

 

Fitur COD sejatinya dimaksudkan untuk mempermudah proses jual beli online apabila calon pembeli tidak memiliki rekening,atau kesulitan untuk mentransfer sejumlah uang kepada penjual. Namun ternyata kemajuan teknologi terkadang juga menjadi pisau bermata dua yang dapat digunakan oleh orang tidak bertanggung jawab.

 

Namun hati –hati apabila Anda memiliki pemikirian untuk berbuat iseng dengan fitur COD ini. Apabila dilaporkan oleh pihak yang Anda kerjai, bisa jadi Anda akan dituntut dengan pasal penipuan dan UU ITE yang mengatur mengenai hal ini. Pastikan selalu untuk bijaksana dalam berperilaku baik sebagai penjual maupun pembeli dalam jual beli online, agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diingingkan.

Mengenal Marketplace Spesialist, Jabatan dan Posisi Apakah Itu ?

Mengenal apa itu Marketplace Spesialist

Membahas seluk beluk mengenai jual beli online di berbagai platform marketplace dan e-commerce yang ada di Indonesia. Pada artikel ini kita akan membahas apa itu Marketplace Spesialist ? atau lebih tepatnya jabatan dan posisi apa itu Marketplace Spesialist ? Pada artikel ini kita akan membahas secara lengkap mengenai orang yang disebut sebagai seorang Marketplace Spesialist berikut tugas dan tanggung jawabnya dalam sebuah perusahaan.

 

Pertama kita akan membahas sebuah posisi yang dikenal sebagai Marketplace Spesialist. Jabatan dan posisi ini muncul seiring berkembangannya platform marketplace di Indonesia. Marketplace adalah platform yang digunakan orang untuk menjual produk secara online seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada.

 

Kemunculan marketplace di Indonesia sendiri diawali oleh Tokopedia yang melihat peluang belum adanya marketplace di Indonesia pada tahun 2015. Sebelum muncul marketplace di Indonesia, kita mengenal jual beli online melalui forum dan iklan baris seperti OLX yang dulu bernama Tokobagus. Berbeda dengan iklan baris, marketplace memiliki sistem yang lebih kompleks dan canggih dengan tersedianya fitur rekening bersama atau escrow dan pelacakan resi untuk pengiriman barang keluar kota.

 

Lantas mengapa bisa muncul sebuah jabatan dan posisi di sebuah perusahaan dengan nama Marketplace Spesialis ?

 

Ternyata tidak banyak orang yang tahu mengenai bagaimana menggunakan marketplace untuk berjualan secara efektif. Banyak sekali elemen dalam sebuah sistem marketplace yang ternyata tidak banyak diketahui oleh orang.

 

Marketplace Spesialist sejatinya adalah orang yang paham betul mengenai sebuah sistem dalam marketplace. Sebut saja Shopee dengan beragam promo yang bisa kita atur sendiri di dalamnya. Seorang Marketplace Spesialist adalah orang yang paham betul mengenai bagaimana mengatur seluruh fitur di dalam platform marketplace agar penjualan produk Anda menjadi efektif.

 

Banner Xplod Company Star Seller Shopee
Banner Xplod Company Star Seller Shopee

 

Mungkin banyak dari Anda yang akan bertanya, memang sulit ya berjualan di Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada dll ? Berjualan di Marketplace memang tidak sulit, namun bagaimana barang kita jual bisa laku, itu adalah hal yang sulit. Anda harus berkompetisi dengan ribuan seller lain yang mengalokasikan banyak sumber daya mereka di platform marketplace.

 

Seorang Marketplace Spesialist dapat berkompetisi dan memahami kelemahan – kelemahan apa saja yang ada pada toko kompetitor Anda.

 

Sebagai gambaran, ada belasan cara untuk meningkatkan penjualan toko anda di Marketplace. Berikut ini adalah gambaran peta kerja seorang Marketplace Spesialist untuk meningkatkan penjualan produk.

 

  • Level Basic Pemahaman Seorang Marketplace Spesialist

Pembuatan Akun (Dengan Gmail)

Verifikasi Akun (Upload KTP, Pengisian Data Diri, Verifikasi Identitas)

Pengaturan Akun (Meliputi : Pengaturan Pengiriman, Ekspedisi yg Dipilih, dll)

Familiarisasi Layout Seller Center (Control Panel Seller)

Membuat Gambar Banner, Icon, dan Gambar Produk

Penambahan Produk (Pemilihan kategori, pengisian deskripsi efektif, pemberian varian)

 

  • Level Intermediate Pemahaman Seorang Marketplace Spesialist

Design Etalase (Pengelompokkan produk)

Penentuan Harga

Penggunaan Fitur Naikkan Produk

Pengaturan Promo Paling Efektif (Promo Toko, Flash Sale Toko, Promo Shopee, Fleksi Combo, dll)

Pengaturan Iklan (Advertising)

 

  • Level Expert Pemahaman Seorang Marketplace Spesialist

Pemrosesan Pesanan Masuk dari Berbagai Ekspedisi (JNT, JNE, Pos Indonesia, Indah Logistik)

Proses Pemenuhan Pesanan (Fitur Pickup atau Antar Sendiri)

Pembeli Mengajukan Komplain & Pengembalian Barang

Menyelesaikan Permasalahan Dalam Pengiriman

Berbagai Komplain dan Kemungkinan Kekeliruan Yang Dapat Terjadi

Pemberian Rating oleh Konsumen, Pembelian Ulasan Balik, Pemanfaatan Fitur Ulasan Balik

 

Platform marketplace untuk berjualan online memang terkesan simple dan mudah dipahami, namun siapa yang menyangka ada banyak sekali ilmu yang dapat kita pelajari hanya dari 1 platform tersebut.

 

Tugas seorang Marketplace Spesialist adalah orang – orang yang benar – benar memahami seluruh operasional, pengoptimalan, bahkan hingga handle komplain apabila terjadi kekeliruan dan kesalahan dalam pemrosesan pesanan. Demikian adalah sedikit pengetahuan mengenai seorang Marketplace Spesialist.

 

Sudah mencoba berjualan online tetapi tidak ada yang membeli ? Sudah membuka toko online, tp toko online Anda tidak ada yang mengunjungi ? konsultasikan dengan kami Xplod Techno Corp. Kami merupakan seorang Marketplace Spesialist yang dapat membantu Anda mengoptimalkan bisnis Anda.

 

Mengenal apa itu Marketplace Spesialist
Mengenal apa itu Marketplace Spesialist

 

Konsultasi tatap muka mulai tersedia kembali setelah bulan Juli 2020, dengan potongan harga terbaik hanya untuk Anda. Nantikan promo kami selanjutnya mengenai jasa konsultasi toko online di Marketplace dan kami Xplod Techno Corp Marketplace Spesialist. Anda dapat menemukan toko kami di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan JD ID untuk melihat kredibilitas kami.

Star Seller Shopee Bulan Ramadhan Shopee Bagi Bagi Voucher Gratis Kepada Penjual

Banner Toko Online Xplod Company di Shopee Star Seller Shopee

Membahas seluk beluk jual beli online di berbagai platform marketplace dan e-commerce yang ada di Indonesia. Memberikan tips sukses berjualan online di Shopee dan berbagai platform marketplace lainnya. Sebagai Star Seller Shopee kami akan memberikan informasi terbaru mengenai Shopee.

 

Pada artikel ini kita akan membahas mengenai pemberian voucher gratis oleh Shopee kepada Seller yang baru saja diumumkan beberapa hari yang lalu. Tentu kita semua sudah mengenal apa itu voucher belanja, bukan ? Voucher belanja dapat digunakan oleh pembeli di toko kita untuk mendapatkan potongan harga.

 

Voucher paling banyak dikeluarkan biasa berisi potongan harga dengan minimal penjualan tertentu. Sebagai penjual kita bisa membuat Voucher yang berisi potongan harga Rp 10.000 dengan minimal belanja 100.000. Voucher tersebut berarti calon pembeli kita akan mendapatkan potongan harga Rp 10.000 apabila berbelanja di toko kita dengan nominal lebih dari 100.000. Cukup mudah dipahami, bukan ?

 

Tips Sukses Jualan di Shopee dari Star Seller Shopee
Tips Sukses Jualan di Shopee dari Star Seller Shopee

 

Lantas apa bedanya voucher gratis dari Shopee dengan voucher yang bisa kita buat sendiri sebagai Seller ? Bedanya adalah yang menanggung potongan pada voucher gratis ini adalah SHOPEE. Jika kita membuat voucher sendiri, maka kita sebagai seller yang harus menanggung potongan harga yang dikurangi dari harga jual produk. Pada voucher yang diberikan oleh Shopee, potongan harga ditanggung oleh SHOPEE.

 

Anda bisa mengecek voucher gratis ini yang akan muncul di notifikasi apabila Anda mendapatkannya. Namun voucher gratis dari Shopee ini hanya untuk penjual tertentu yang sudah mendapatkan penawaran untuk mengikuti program voucher gratis sebelumnya. Voucher yang diberikan adalah sejumlah Rp 1.000.000 yang berupa potongan Rp 10.000 untuk minimal belanja Rp 100.000.

 

Itu artinya konsumen kita akan mendapatkan potongan harga Rp 10.000 jika berbelanja di toko kita dengan minimal 100.000 dan potongan harga tersebut akan ditanggung oleh Shopee. Cukup mudah dipahami ya ?

 

Demikian adalah informasi dari kami Star Seller Shopee terkait dengan program voucher gratis yang diberikan Shopee pada bulan April 2020 ini. Anda dapat menggunakan voucher gratis di toko online Xplod Company yang diberikan oleh Shopee. Nikmati potongan Rp 10.000 dengan minimal belanja Rp 100.000 di toko online Xplod Company.

Tips Mengoptimalkan GMB Ukuran dan Dimensi Gambar Postingan Google Bisnisku

Tips mengoptimalkan GMB Xplod Company

Sebelumnya kita membahas bagaimana proses Verifikasi Google Bisnisku atau Google My Business. Pada artikel ini kita akan membahas dimensi dan ukuran gambar. Membahas tips mengoptimalkan GMB atau Google My Business agar dapat menjadi no 1 di Google. Artikel kali ini akan membahas mengenai tips mengoptimalkan GMB dari segi dimensi gambar dan ukuran gambar.

 

Gambar pada tips mengoptimalkan GMB kali ini hanya fokus pada gambar yang akan kia letakkan di kolom “POST” atau “Informasi Baru”. Post ini memiliki efek yang paling bagus dibandingkan dengan fitur lain dikarenakan post akan muncul di bagian bawah GMB Anda sebagai informasi terupdate.

 

 

  • Ukuran gambar merupakan salah satu elemen paling penting dalam membuat tampilan bisnis kita terlihat profesional.

 

Tidak banyak bisnis yang eksis di GMB memposting gambar dengan dimensi yang tidak sesuai. Gambar dengan dimensi dan ukuran yang tidak sesuai akan membuat gambar menjadi terpotong ketika diupload.

 

Ketidaksesuaian dimensi dan ukuran gambar yang akan diposting di GMB akan sangat berpengaruh bagi bisnis kita. Anda tentu tidak mau postingan anda terpotong dan terlihat tidak profesional bukan ? Lantas berapa ukuran gambar dan dimensi postingan di GMB atau Google My Business ? Jawabannya adalah 590 x 445 pixel

 

GMB Grosir sandal Swallow
GMB Grosir sandal Swallow

 

Dengan menyetel dimensi dan gambar Anda dengan ukuran tersebut, postingan anda akan terlihat lebih profesional. Selain memberikan informasi mengenai dimensi dan ukuran gambar pada post GMB kita juga akan memberikan tips mengoptimalkan GMB lainnya yakni jumlah gambar yang Anda post dan waktu terbaik untuk post.

 

 

  • Tips mengoptimalkan GMB posting hanya 1 gambar lebih baik daripada lebih dari 1 gambar untuk setiap post.

 

Berikutnya kita akan membahas jumlah gambar yang diupload pada postingan. Jumlah gambar yang bagus diupload adalah 1 gambar saja. Mengapa demikian ? Apabila anda mengupload 2 buah gambar atau lebih, sepintas dilihat gambar anda akan terpotong meskipun Anda sudah memenuhi dimensi proportional diatas.

 

 

  • Tips mengoptimalkan GMB berikutnya adalah waktu terbaik untuk melakukan posting informasi terbaru

 

Sebenarnya tidak ada catatan berapa banyak akses yang dilakukan orang ketika mencari sebuah bisnis. Kita dapat menyimpulkan sendiri tergantung dari bisnis yang kita geluti. Ambil contoh anda merupakan pemilik bisnis kuliner yang beroperasi di jam kerja. Waktu terbaik untuk posting adalah di jam kerja di awal anda membuka toko.

 

Dengan informasi terbaru di awal toko buka akan mengindikasikan sebuah bisnis yang up to date dan owner bisnis tersebut benar – benar serius dalam menghandle akun GMB. Sedikit berbeda dengan tipe bisnis yang mulai buka pada malam hari, seperti tempat hiburan malam atau kuliner malam. Tipe bisnis ini akan lebih banyak dicari oleh menjelang malam hari untuk mendapatkan informasi terbaru terkait bisnis tersebut.

 

Cukup mudah dipahami bukan ? Pastikan Anda mengatur, menjadwal dan merencanakan postingan, agar customer anda yakin dengan kredibilitas bisnis Anda. Selain ukuran dan dimensi yang sesuai, jumlah gambar dan waktu posting, perhatikan juga konsistensi anda dalam posting.

 

Konsistensi merupakan sebuah elemen yang sangat penting dalam meningkatkan kunjungan customer ke bisnis anda di GMB. Dengan konsistensi kami mampu menacapai lebih dari 20K impression, namun perlahan – lahan menurun seiring dengan konsistensi postingan yang menurun juga. Pastikan untuk merencanakan berbagai elemen diatas untuk jangka panjang, bahkan hingga berbulan – bulan ke depan.

 

Demikian adalah tips mengoptimalkan GMB dari kami Xplod Company. Kami mengelola 4 lokasi di GMB dengan masing – masing teknik pengoptimalannya sesuai dengan bisnis yang kami handle. Percayakan perkembangan akun GMB anda kepada kami Xplod Company untuk tampilan yang lebih baik dan ranking lebih baik di Google.

Tips Sukses Jualan di Shopee April 2020 Syarat Menjadi Star Seller Shopee Lebih Mudah

Sebagai salah satu Star Seller di Shopee kami akan berbagai informasi mengenai kualifikasi dan syarat untuk menjadi penjual Star Seller di Shopee. Star Seller di Shopee adalah penjual yang memiliki hak khusus dikarenakan berbagai faktor. Faktor untuk dapat sukses jualan di Shopee hingga menjadi Star Seller diantaranya Penilaian toko, Total Order Bulanan, Total Pengikut Baru, Presentase Chat Dibalas, Poin Pinalty, dan Daftar produk pre-order.

 

Pada artikel ini kita akan membahas syarat baru menjadi Star Seller Shopee yang disesuaikan pada bulan April 2020. Mengapa disesuaikan ? Karena syarat untuk menjadi Star Seller ini dipermudah seiring dengan adanya Pandemi Corona di awal tahun 2020

Tips sukses jualan di Shopee, syarat minimal penilaian toko tetap 4.5

 

Kebijakan ini tetap sama dengan sebelumnya, yakni Syarat Minimal Penilaian Toko yakni 4.5. Syarat ini adalah rerata jumlah bintang dari semua pesanan yang masuk dan sudah kita proses. Apabila toko anda mendapat 10 buah bintang 5 dengan rata2 jumlah bintang diatas 4.5 berarti anda sudah dapat diklasifikan menjadi Star Seller.

 

Tips sukses jualan di Shopee, syarat minimal ottal order bulanan berubah dari 100 menjadi 30 order.

 

Syarat ini merupakan salah satu syarat sukses jualan di Shopee yang paling menantang. Jika sebelumnya kita diharuskan untuk dapat menyelesaikan 100 pesanan dalam 1 bulan, pada April 2020 ini syarat order bulanan diturunkan menjadi 30 order. Penurunan hingga 70% jumlah pesanan ini dapat menjadi peluang besar bagi anda yang belum dapat menjadi Star Seller di Shopee.

 

Tips sukses jualan di Shopee, syarat total pengikut baru diturunkan dari 25 menjadi 10.

 

Syarat ini juga cukup menantang dan dituntut kreatifitas dari masing – masing seller. Bagaimana tidak, follower atau pengikut adalah orang lain dan akun lain yang sukarela memfollow toko kita untuk mendapatkan infomasi terbaru. Jika sebelumnya penjual Star Seller diharuskan memiliki 25 follower baru setiap bulan, kini syarat itu diturunkan menjadi 10 follower setiap bulan.

 

Tips sukses jualan di Shopee, presentase chat dibalas tetap sama di angka 80 %

 

Selain perubahan pada jumlah pesanan dan pengikut, syarat menjadi Star Seller Shopee lainnya tetap sama. Syarat berikutnya dalam tips sukses jualan di Shopee adalah presentasi chat dibalas diatas 80 %. Presentase chat dibalas mengindikasikan jumlah chat dari calon customer yang harus anda balas. Usahakan untuk mencapai 100% dengan membalas semua chat yang masuk ke akun penjual Shopee anda.

 

Syarat terakhir yang tetap tidak berubah adalah poin pinalti dan produk pre-order. Poin pinalti ini merupakan segala bentuk pelanggaran yang kita lakukan di Shopee yang diakumulai menjadi pinalti setiap bulannya. Produk per-order adalah jenis produk yang bisa kita buat dengan sistem pemesanan pre-order. Jumlah produk pre-order tidak boleh terlalu banyak dan harus tetap dibawah 20% dari jumlah produk kita yang aktif.

 

Demikian adalah tips sukses jualan di Shopee dari kami Xplod Company Star Seller Shopee. Anda dapat mengikuti toko kami di Shopee dengan KLIK LINK INI. Kami akan terus memberikan informasi terbaru mengenai kebijakan Shopee, trik dan tips sukses jualan di Shopee dari penjual terpercaya.