Salah Kaprah COD di Indonesia, Arti Sebenarnya COD atau Cash On Delivery Dalam Jual Beli Online

Arti sebenarnya COD dan Salah Kaprah COD di Indonesia

Membahas seluk beluk mengenai jual beli online di Indonesia. Membahas segala trend terbaru dan terkini dalam jual beli online. Pada artikel ini kita akan membahas salah kaprah orang mengenai COD atau Cash On Delivery dan arti sebenarnya COD. Memang apa sih itu COD ? Apa arti dari sistem pembayaran COD yang betul ? Bagaimana pemahaman masyarakat mengenai COD bisa keliru ? Salah kaprah mengenai pemahaman COD akan kita bahas pada artikel ini.

 

COD merupakan singkatan dari Cash On Delivery. Banyak yang salah mengartikan mengenai apa itu COD dikarenakan sejarah jual beli online di Indonesia sendiri. Arti sebenarnya COD atau Cash On Delivery sejatinya adalah sebuah sistem pembayaran pembelian yang akan dibayar ketika barang atau paket tersebut sampai di alamat atau disebut juga “Bayar di Tempat”.

 

Lantas apa salah kaprah yang ada di masyarakat Indonesia ? COD di Indonesia sangat identik dengan metode “Ketemuan”. Yang dimaksud “ketemuan” disini adalah dimana si penjual dan pembeli akan bertemu di suatu tempat untuk melaksanakan jual beli. Penjualan dengan sistem “ketemuan” sudah pasti COD (Dibayar ditempat) antara penjual dan pembeli, namun penjualan COD belum tentu penjual dan pembeli harus “ketemuan”

 

Arti sebenarnya COD dan Salah Kaprah COD di Indonesia
Arti sebenarnya COD dan Salah Kaprah COD di Indonesia

 

Kita akan menyakan persepsi terlebih dahulu, bahwa COD yang dibahas pada artikel ini bukan metode “Ketemuan” melainkan metode “Bayar Di Tempat”.

 

Metode COD yang sesungguhnya mulai muncul dan dapat digunakan di Indonesia sejak masuknya beberapa platform marketplace di Indonesia. Platform Lazada dan Shopee adalah 2 platform yang terlebih dahulu dapat menggunakan sistem pembayaran COD. COD atau “Bayar di Tempat” ketika paket sampai ke alamat bisa terjadi karena kerjasama pihak Lazada dan Shopee dengan pihak ekspedisi.

 

Penjual produk tidak harus “ketemuan” dengan pembeli, namun bisa diwakili oleh pihak ekspedisi. Pihak ekspedisi yang berkerja sama dengan Lazada atau Shopee dapat mewakili “Pembayaran di Tempat” atau di alamat pembeli.

 

Xplod Company Star Seller Shopee
Xplod Company Star Seller Shopee

 

Bisa dibilang 90% lebih orang yang bertransaksi secara online akan beranggapan bahwa COD adalah “ketemuan” (mungkin anda adalah salah satunya). Padahal COD sebetulnya bukan “Ketemuan”melainkan bayar di tempat ketika paket sampai ke alamat pembeli.

 

Darimana asal muasal salah kaprah COD ini ? COD dianggap sebagai metode “ketemuan” pada saat di Indonesia belum ada platform marketplace seperti Shopee, Tokopedia dan Lazada.

 

Ketika transaksi online masih dilakukan dengan sistem transfer dan “Ketemuan”, pedagang online mulai menggunakan kalimat COD ini untuk merujuk pada metode transaksi “Ketemuan”. Dari situ salah kaprah COD ini mulai menjadi trend sampai detik ini.

 

Orang yang ada di ranah jual beli online, baik penjual maupun pembeli terkadang menanyakan “Apakah bisa COD” untuk merujuk pada transaksi “ketemuan”. Padahal sejatinya COD tidak harus ketemuan, melainkan dapat menggunakan ekspedisi yang bekerja sama dengan platform marrketplace seperti Shopee dan Lazada, dan dapat juga “Dibayar Penerima” apabila anda menggunakan jasa pengiriman JNT atau Pos Indonesia.

 

Pada tahun 2020, JNT mulai meluncurkan sistem pembayaran “Dibayar Penerima”atau dalam kata lain COD untuk pengiriman dengan perusahaan mereka. Selanjutnya menyusul Pos Indonesia yang juga menerapkan metode “Dibayar Penerima” pada awal 2020. Namun metode ini bukan tanpa resiko. Bagaimana jika alamat yang diberikan pembeli kita ternyata palsu ? Nah untuk menjawab pertanyaan ini, memang cukup sulit. Kenyataannya fitur COD cukup sering digunakan oleh orang iseng untuk mengerjai sebuah toko online atau kurir eksepedisi.

 

Fitur COD sejatinya dimaksudkan untuk mempermudah proses jual beli online apabila calon pembeli tidak memiliki rekening,atau kesulitan untuk mentransfer sejumlah uang kepada penjual. Namun ternyata kemajuan teknologi terkadang juga menjadi pisau bermata dua yang dapat digunakan oleh orang tidak bertanggung jawab.

 

Namun hati –hati apabila Anda memiliki pemikirian untuk berbuat iseng dengan fitur COD ini. Apabila dilaporkan oleh pihak yang Anda kerjai, bisa jadi Anda akan dituntut dengan pasal penipuan dan UU ITE yang mengatur mengenai hal ini. Pastikan selalu untuk bijaksana dalam berperilaku baik sebagai penjual maupun pembeli dalam jual beli online, agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diingingkan.

Mengenal Marketplace Spesialist, Jabatan dan Posisi Apakah Itu ?

Mengenal apa itu Marketplace Spesialist

Membahas seluk beluk mengenai jual beli online di berbagai platform marketplace dan e-commerce yang ada di Indonesia. Pada artikel ini kita akan membahas apa itu Marketplace Spesialist ? atau lebih tepatnya jabatan dan posisi apa itu Marketplace Spesialist ? Pada artikel ini kita akan membahas secara lengkap mengenai orang yang disebut sebagai seorang Marketplace Spesialist berikut tugas dan tanggung jawabnya dalam sebuah perusahaan.

 

Pertama kita akan membahas sebuah posisi yang dikenal sebagai Marketplace Spesialist. Jabatan dan posisi ini muncul seiring berkembangannya platform marketplace di Indonesia. Marketplace adalah platform yang digunakan orang untuk menjual produk secara online seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada.

 

Kemunculan marketplace di Indonesia sendiri diawali oleh Tokopedia yang melihat peluang belum adanya marketplace di Indonesia pada tahun 2015. Sebelum muncul marketplace di Indonesia, kita mengenal jual beli online melalui forum dan iklan baris seperti OLX yang dulu bernama Tokobagus. Berbeda dengan iklan baris, marketplace memiliki sistem yang lebih kompleks dan canggih dengan tersedianya fitur rekening bersama atau escrow dan pelacakan resi untuk pengiriman barang keluar kota.

 

Lantas mengapa bisa muncul sebuah jabatan dan posisi di sebuah perusahaan dengan nama Marketplace Spesialis ?

 

Ternyata tidak banyak orang yang tahu mengenai bagaimana menggunakan marketplace untuk berjualan secara efektif. Banyak sekali elemen dalam sebuah sistem marketplace yang ternyata tidak banyak diketahui oleh orang.

 

Marketplace Spesialist sejatinya adalah orang yang paham betul mengenai sebuah sistem dalam marketplace. Sebut saja Shopee dengan beragam promo yang bisa kita atur sendiri di dalamnya. Seorang Marketplace Spesialist adalah orang yang paham betul mengenai bagaimana mengatur seluruh fitur di dalam platform marketplace agar penjualan produk Anda menjadi efektif.

 

Banner Xplod Company Star Seller Shopee
Banner Xplod Company Star Seller Shopee

 

Mungkin banyak dari Anda yang akan bertanya, memang sulit ya berjualan di Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada dll ? Berjualan di Marketplace memang tidak sulit, namun bagaimana barang kita jual bisa laku, itu adalah hal yang sulit. Anda harus berkompetisi dengan ribuan seller lain yang mengalokasikan banyak sumber daya mereka di platform marketplace.

 

Seorang Marketplace Spesialist dapat berkompetisi dan memahami kelemahan – kelemahan apa saja yang ada pada toko kompetitor Anda.

 

Sebagai gambaran, ada belasan cara untuk meningkatkan penjualan toko anda di Marketplace. Berikut ini adalah gambaran peta kerja seorang Marketplace Spesialist untuk meningkatkan penjualan produk.

 

  • Level Basic Pemahaman Seorang Marketplace Spesialist

Pembuatan Akun (Dengan Gmail)

Verifikasi Akun (Upload KTP, Pengisian Data Diri, Verifikasi Identitas)

Pengaturan Akun (Meliputi : Pengaturan Pengiriman, Ekspedisi yg Dipilih, dll)

Familiarisasi Layout Seller Center (Control Panel Seller)

Membuat Gambar Banner, Icon, dan Gambar Produk

Penambahan Produk (Pemilihan kategori, pengisian deskripsi efektif, pemberian varian)

 

  • Level Intermediate Pemahaman Seorang Marketplace Spesialist

Design Etalase (Pengelompokkan produk)

Penentuan Harga

Penggunaan Fitur Naikkan Produk

Pengaturan Promo Paling Efektif (Promo Toko, Flash Sale Toko, Promo Shopee, Fleksi Combo, dll)

Pengaturan Iklan (Advertising)

 

  • Level Expert Pemahaman Seorang Marketplace Spesialist

Pemrosesan Pesanan Masuk dari Berbagai Ekspedisi (JNT, JNE, Pos Indonesia, Indah Logistik)

Proses Pemenuhan Pesanan (Fitur Pickup atau Antar Sendiri)

Pembeli Mengajukan Komplain & Pengembalian Barang

Menyelesaikan Permasalahan Dalam Pengiriman

Berbagai Komplain dan Kemungkinan Kekeliruan Yang Dapat Terjadi

Pemberian Rating oleh Konsumen, Pembelian Ulasan Balik, Pemanfaatan Fitur Ulasan Balik

 

Platform marketplace untuk berjualan online memang terkesan simple dan mudah dipahami, namun siapa yang menyangka ada banyak sekali ilmu yang dapat kita pelajari hanya dari 1 platform tersebut.

 

Tugas seorang Marketplace Spesialist adalah orang – orang yang benar – benar memahami seluruh operasional, pengoptimalan, bahkan hingga handle komplain apabila terjadi kekeliruan dan kesalahan dalam pemrosesan pesanan. Demikian adalah sedikit pengetahuan mengenai seorang Marketplace Spesialist.

 

Sudah mencoba berjualan online tetapi tidak ada yang membeli ? Sudah membuka toko online, tp toko online Anda tidak ada yang mengunjungi ? konsultasikan dengan kami Xplod Techno Corp. Kami merupakan seorang Marketplace Spesialist yang dapat membantu Anda mengoptimalkan bisnis Anda.

 

Mengenal apa itu Marketplace Spesialist
Mengenal apa itu Marketplace Spesialist

 

Konsultasi tatap muka mulai tersedia kembali setelah bulan Juli 2020, dengan potongan harga terbaik hanya untuk Anda. Nantikan promo kami selanjutnya mengenai jasa konsultasi toko online di Marketplace dan kami Xplod Techno Corp Marketplace Spesialist. Anda dapat menemukan toko kami di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan JD ID untuk melihat kredibilitas kami.

Tips Jitu Terbaru Sukses Jualan Online di Lazada Tips Jual Beli Online di Lazada

Toko Xplod Company di Lazada

Membahas seluk beluk mengenai strategi penjualan produk di beberapa platform marketplace di Indonesia. Memberikan tips untuk sukses berjualan produk online di berbagai platform marketplace. Tips terbaru yang akan kita bahas kali ini adalah tips sukses berjualan online di Lazada. Tips sukses berjualan online di Lazada dapat anda praktekkan langsung pada platform marketplace bersangkutan. Tips sukses jual beli online di Lazada merupakan informasi terbaru yang kami update dan perbarui pada tahun 2020 berbarengan dengan munculnya berbagai fitur baru di platform marketplace Lazada.

 

Lazada seperti pada kebanyakan platform marketplace lainnya, menawarkan berbagai fitur yang dapat digunakan oleh penjual untuk meningkatkan penjualan. Fitur dalam pengaturan toko di Lazada bisa dibilang paling menarik setelah Shopee. Berbeda dengan Shopee, Tokopedia dan Bukalapak di Lazada tidak tersedia uang virtual yang bertambah apabila terjadi penjualan di toko kita. Lazada menggunakan sistem pembayaran mingguan seperti hal nya BliBli.com dan Zilingo.com.

 



Tips Sukses Jualan di Lazada yang pertama adalah desain toko anda semenarik mungkin.

 

Lazada memiliki kelebihan dibandingkan dengan Tokopedia dan Bukalapak mengenai kemampuan desain toko penjual. Sebagai penjual kita dapat mengatur sendiri tampilan toko kita dengan berbagai layout dan fitur yang tersedia. Kita dapat mengatur tampilan banner toko, produk unggulan toko, voucher toko dan layout toko kita sendiri.

 

Pastikan anda memanfaatkan benar kelebihan ini dengan mendekorasi toko anda sebaik mungkin. Dekorasi dapat anda lakukan dengan menyesuaikan berbagai fitur yang ada seperti banner (dengan ukuran tertentu), layout produk carousel yang dapat membuat tampilan toko anda lebih interaktif, dan desain gambar produk yang dapat anda sesuaikan dengan tema toko anda.

 

Toko Xplod Company di Lazada
Toko Xplod Company di Lazada

 

Di Lazada kita akan menerima laporan mingguan tentang toko kita. Mulai dari jumlah pengunjung, konversi pengunjung menjadi pembeli, rata – rata pemasukan harian dan berbagai fitur lainnya yang dapat anda akses apabila anda mendownload aplikasi Seller Center. Anda dapat memonitor berapa jumlah pengunjung harian anda untuk selanjutnya dianalisa agar mampu menaikkan jumlah pengunjung harian di toko anda.

 



Tips Sukses Jualan di Lazada berikutnya adalah manfaatkan program gratis ongkir. Apabila anda adalah penjual, maka manfaatkanlah fitur Cashless atau pengiriman produk gratis melalui JNT dan JNE

 

Ketika anda mencari produk dengan kata kunci tertentu, anda akan mendapati beberapa produk dilabeli “free ongkir” beberapa yang lain tidak. Inilah perbedaan dari seller yang menggunakan fitur Cashless dengan yang tidak. Meskipun tertulis “free ongkir” namun program gratis ongkir dari semua marketplace tetap menerapkan syarat dan ketentuan. Tidak semua penjualan gratis ongkir dan tidak semua wilayah tercover gratis ongkir.

 

Hal ini memang salah satu kelemahan jual beli online di Indonesia. Luasnya wilayah dengan distribusi dan pengiriman yang sulit dan tidak merata membuat program gratis ongkir hanya terbatas pada wilayah – wilayah tertentu saja.

 

Toko gratis ongkir di Lazada
Toko gratis ongkir di Lazada

 

Sebagai penjual pengaktifan program Cashless ini sangat membantu dalam pengiriman produk dan pencatatan keuangan. Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk mengirim produk anda. Anda cukup memilih ekspedisi (yang dapat anda pilih ketika akan mengirim produk ke pembeli) untuk program cashless ini dan mendapatkan kode booking. Sangat mudah, murah dan simple.

 



Tips Sukses Jualan di Lazada yang terakhir adalah aktifkan fitur COD atau Cash On Delivery. Fitur COD atau bayar di tempat adalah fitur yang dapat meningkatkan penjualan toko anda.

 

Sama seperti fitur Cashless, fitur COD di Lazada dapat anda aktifkan dari Seller Center. Pada artikel ini kita tidak akan membahas cara teknis pengaktifan masing – masing fitur karena akan kita tulis dalam artikel lain. Kita akan membahas teori penggunaannya yang akan menunjang penjualan toko anda.

 

Sangat disayangkan fitur COD ini hanya berlaku bagi seller di area tertentu. Fitur ini dapat dinikmati oleh konsumen anda yang tidak memiliki rekening di bank, kartu kredit, maupun fitur pembayaran online lainnya. Pembeli anda cukup membeli produk kemudian menunggu produk datang ke rumah untuk selanjutnya dibayarkan langsung oleh pembeli.

 




Sebagai seller ada sisi positif dan negatif dari fitur ini. kelebihan dan kekurangan fitur COD ini dapat anda baca pada artikel kami yang lain yakni “Fitur COD di Marketplace, Pedang Bermata Dua Bagi Seller di Marketplace”. Meskipun memilki resiko namun pengaktifan fitur COD dapat meningkatkan penjualan produk di toko anda.

 

Demikian tadi adalah 3 tips sukses jualan online dan untuk meningkatkan penjualan anda di platform marketplace Lazada. Lazada merupakan salah satu platform marketplace yang dapat anda perhitungkan dalam memasang iklan dan menjual produk anda.

 

Sebagai catatan pembayaran di marketplace Lazada dilakukan dengan metode pembayaran mingguan. Anda tidak perlu bingung kemana uang dari penjualan anda akan masuk karena laporan keuangan akan muncul di halaman seller center anda setiap minggunya.

Proses dan Prosedur Pembayaran Penjualan Seller di Zilingo Seluk Beluk Berjualan Online di Zilingo

Tips berjualan online di Zilingo

Membahas seluk beluk jualan online di platform e-commerce dan berbagai topik seputar jual beli online. Setelah sebelumnya kita membahas prosedur pembayaran penjual untuk seller di Lazada, pada artikel ini kita akan membahas prosedur pembayaran produk kepada seller di platform e-commerce Zilingo. Kami merupakan salah satu seller di platform belanja online khusus fashion, Zilingo. Sebagai seller di Zilingo kami akan memberikan informasi seputar pembayaran hasil penjualan di Zilingo. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa e-commerce menerapkan sistem pembayaran yang berbeda dengan marketplace, kita akan membahas prosedur pembayaran hasil penjualan seller di Zilingo.

 

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Zilingo juga mengizinkan penjual perorangan untuk menjual produk di platform mereka. Kenyataannya memang seorang penjual online baik perorangan maupun perusahaan dapat berjualan di platform tersebut. Zilingo mengizinkan penjual perorangan untuk berjualan di Zilingo dengan syarat dan ketentuan yang harus sesuai dengan standar Zilingo.

 

Toko Xplod Company di Zilingo
Toko Xplod Company di Zilingo

 

Bagi penjual perorangan non-perusahaan seperti kami, menjual produk di Zilingo cukup mudah. Yang tersulit bagi kami adalah standar gambar dengan background putih yang dimoderasi dengan sangat ketat. Marketplace maupun e-commerce lain yang saat ini sudah sangat terbuka akan desain gambar dan editing, di Zilingo hal ini masih sangat sulit di lakukan. Modifikasi gambar produk dengan elemen yang dapat meningkatkan penjualan yang dapat diterapkan di platform lain seperti Lazada dan JD ID, tidak dapat diterapkan di Zilingo.

 

Nah, pada artikel ini kita akan mengkhususkan membahas mengenai prosedur pembayaran oleh Zilingo. Yang perlu diketahui ketika berjualan produk di Zilingo adalah pihak marketplace akan menerapkan Fee bagi setiap penjualan yang dilakukan di platform mereka. Lazada, JD ID, Bahkan STAR SELLER SHOPEE juga akan dikenai fee apabila terjadi penjualan. Sebuah Fee dan Komisi yang masuk akan mengingat sebagai seller kita hanya menumpang berjualan menggunakan platform mereka, jadi merupakan hal yang wajar apabila berjualan di platform online akan dikenai komisi.

 



Di Zilingo mereka menerapkan 20% fee dari harga akhir penjualan produk dari Seller. Jadi sebagai seller kita harus menaikkan harga 20% terlebih dahulu dan membebankan fee kepada konsumen.

 

 

Selain komisi atau fee 20% Zilingo juga menerapkan biaya ongkos kirim Rp 12.000 perkilo dan Rp 5.000 untuk fasilitas pick up gratis dari perusahaan ekspedisi ke lokasi seller.

 

Sebagai seller kita harus menambahkan Rp 12.000/kg ditambah Rp.5000 untuk pengiriman produk dan 20% dari harga akhir merupakan komisi atau fee untuk Zilingo. Dengan mengatahui skema diatas anda akan mendapatkan pembayaran seharga produk anda DIKURANGI 20% bagi Zilingo dan Rp 17.000 sebagai ongkos kirim yang dihitung Flat kemanapun produk anda akan dikirimkan nantinya.

 

Skema ini cukup menguntungkan bagi seller dikarenakan kita tidak harus mengeluarkan uang untuk ongkos kirim. Bahkan kita tidak perlu mengirimkan produk kita ke drop point atau perusahaan pengiriman paket, mereka akan datang menjemput paket ke lokasi anda sebagai bentuk kerjasama mereka dengan Zilingo. Pihak ekspedisi akan menjemput paket ke lokasi anda meskipun anda hanya memiliki 1 paket.

 

Kembali ke persoalan pembayaran, setelah mengetahui pembagian hasil penjualan anda akan mendapatkan laporan penjualan mingguan yang dapat anda lihat pada seller center sama seperti Prosedur Pembayaran di Lazada yang sudah kita bahas pada artikel sebelumnya. Apabila Lazada menerapkan rekapan dalam bentuk halaman web, di Zilingo rekapan penjualan anda akan berbentuk file Excel yang harus anda download terlebih dahulu untuk mengetahui detailnya.

 

Tips berjualan online di Zilingo
Tips berjualan online di Zilingo

 

Setelah mendownloadnya anda akan dapat mengetahui penjualan dan produk produk yang sudah berhasil terkirim dan dibayar oleh konsumen anda. Cukup mudah untuk dipahami.

 

Pembayaran akan dilakukan di hari Kamis atau Jumat dan akan langsung masuk ke rekening yang anda daftarkan ketika mendaftar menjadi seller di Zilingo. Anda akan mendapatkan notifikasi email dari sistem pembayaran Zilingo setiap kali pihak Zilingo membayarkan kepada anda.

 

Sama seperti di Lazada, di Zilingo pembayaran dilakukan mingguan dengan transaksi sukses minggu sebelumnya dibayarkan di minggu berikutnya, dan akan terus berulang.

 



Prosedur Pembayaran E-Commerce Kepada Seller – Seluk Beluk Jual Beli Online

Prosedur pembayaran seller di Lazada

Membahas seluk beluk mengenai jual beli online. Membahas berbagai macam proses berjualan produk secara online di platform marketplace dan e-commerce yang ada di Indonesia. Pada artikel ini kita akan membahas proses dan prosedur pembayaran seller Lazada. Kita juga akan membahas penggantian hasil penjualan produk dari berbagai platform e-commerce kepada seller atau penjual. Kami merupakan retail & wholesale online store yang menjual berbagai produk di marketplace dan e-commerce yang ada di Indonesia. Kami merupakan seller di Lazada, Star Seller di Shopee, Seller di JD ID dan berbagai platform marketplace dan e-commerce lainnya.

 

E-commerce berbeda dengan marketplace dari banyak sisi. Apabila anda berjualan online di platform marketplace seperti Shopee, Tokopedia dan Bukalapak anda akan mendapati uang virtual di akun anda yang disebut SALDO PENJUAL. Di E-commerce anda tidak akan mendapati saldo penjual, lantas bagaimana uang penjualan dari produk kita akan masuk ke kita sebagai penjual. Berikut akan kita bahas dalam artikel mengenai prosedur pembayaran hasil penjualan di e-commerce

 




Yang pertama perlu dipahami adalah, ketika anda mendaftar untuk menjadi seller di e-commerce seperti JD ID atau Zilingo anda akan diminta mengisi formulir kerjasama kontrak yang salah satunya berisi penjelasan mengenai prosedur pembayaran. Pastikan anda membaca dengan teliti kerjasama tersebut agar anda dapat memahami proses penggantian produk dan pembayaran hasil penjualan produk anda.

 

Karena pembahasan kali ini akan cukup panjang, artikel mengenai proses pembayaran hasil penjualan kali ini akan dimulai dari platform e-commerce Lazada terlebih dahulu. Hampir semua platform, baik marketplace maupun e-commerce saat ini menerapkan sistem cashless dalam operasionalnya. Cashless adalah transaksi ongkos kirim tanpa uang. Sebagai seller kita tidak harus membayar uang ketika mengirimkan produk kita pada platform dan ekspedisi tertentu.

 

Di Lazada anda juga dapat menerapkan sistem cashless pada toko. Dengan menggunakan kode booking dan ekspedisi JNT atau JNE anda dapat menggunakan metode pengiriman tidak berbayar ini. Sebetulnya Cashless sangat berbeda dengan gratis ongkir. Gratis ongkir adalah fasilitas yang didapatkan konsumen anda dengan gratis ongkos kirim, di Cashless konsumen anda tetap membayarkan ongkir namun ongkir tidak akan masuk ke anda, karena anda sebagai seller tidak membayar ongkir.

 

Toko Xplod Company di Lazada
Toko Xplod Company di Lazada

 

Ongkir akan masuk ke pihak ekspedisi dan e-commerce dengan kerjasama yang telah mereka jalin. Menerapkan Cashless juga memudahkan anda sebagai seller karena anda tidak perlu mengeluarkan uang sama sekali untuk membayar ongkos kirim. Anda sebagai seller dapat menghemat biaya operasional.

 

Kembali ke pembahasan awal mengenai pembayaran, dengan mengetahui bahwa anda sebagai seller tidak perlu membayarkan ongkir, maka penggantian uang yang masuk ke anda sebagai seller di Lazada adalah murni harga barang. Apabila anda menjual barang dengan harga 29.900 anda akan menerima penggantian 29.900 dikurangi pajak yang diterapkan oleh masing – masing e-commerce.

 

Penggantian hasil penjualan di Lazada akan anda dapatkan pada minggu berikutnya di hari Rabu dengan ditransfer langsung ke rekening anda. Setelah anda menjadi Seller di Lazada anda akan diharuskan mengisi biodata dan mengupload berbagai dokumen, demi kepentingan pembayaran dan verifikasi identitas. Anda diharuskan mengatur dan memberikan no rekening untuk penggantian pembayaran produk anda. Uang akan masuk ke rekening anda secara otomatis pada hari Rabu di Minggu berikutnya.

 

Transaksi yang sukses di minggu ini (misal dari hari Senin – Sabtu) akan dibayarkan minggu depan di Hari Rabu. Transaksi yang sukses pada minggu depan, akan dibayarkan pada hari Rabu minggu depannya lagi. Begitu seterusnya berulang – ulang.

 

Laporan pembayaran mingguan dari Lazada ini dapat anda lihat pada menu “Keuangan – Laporan Akun ” di Seller center. Pembayaran akan terus diupdate setiap minggu dan menginformasikan kepada seller jumlah yang ditransfer pada hari pembayaran.

 

Prosedur pembayaran seller di Lazada
Prosedur pembayaran seller di Lazada

 

 

Sebagai seller sebetulnya kita tidak terlalu memusingkan prosedur ini, karena sudah dihandle dan dikelola dengan baik oleh pihak Lazada. Keterlambatan pembayaran juga akan diberikan informasi melalui email yang anda gunakan untuk mendaftar sebagai seller. Sebagai seller kita cukup mengecek pembayaran dan jumlah apakah sesuai atau tidak.