Distributor Beras di Solo, Apakah Penyebab Beras Berbau Apek ?

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

Beras merupakan makanan pokok bagi mayoritas masyarakat Indonesia, namun pernahkah anda mendapati beras anda berbau apek dan mengalami perubahan rasa? Apa sajakah faktor yang menyebabkan beras menjadi berbau apek pada beras?

 

Beras akan mengalami perubahan rasa dan aroma apabila disimpan pada ruangan dengan suhu diatas 15⁰ C selama lebih dari 3 atau 4 bulan. Kebanyakan tempat penyimpanan beras di Indonesia memiliki suhu lebih dari 15⁰ C, hal inilah yang sering menyebabkan perubahan rasa dan aroma pada beras.

Bau apek atau bau tengik yang tercium pada beras yang telah disimpan dalam waktu yang lama diakibatkan oleh beberapa senyawa yang disebut sebagai senyawa karbonil. Senyawa karbonil adalah senyawa hasil oksidasi lemak yang terdapat pada permukaan beras oleh oksigen, yang salah satunya dikenak dengan 1-heksanal.

Semakin lama beras disimpan, semakin banyak jumlah senyawa ini terbentuk. Oleh sebab itu jumlah senyawa karbonil di dalam beras dapat digunakan sebagai indikator berapa lama beras tersebut telah disimpan.

Disamping aroma, sifat pati dalam sebuah beras sangat berpengaruh terhadap rasa nasi yang dihasilkan oleh beras tersebut. Pati beras terdiri dari molekul – molekul besar yang tersusun atau dirangkai dari unit – unit gula sederhana berupa glukosa.

Rangkaian lurus pada pati beras disebut dengan amilosa, sedangkan rangkaian bercabang disebut dengan amilopektin. Rasio amilosa atau amilopektin dalam beras dapat menentukan tekstur nasi, pera atau tidaknya nasi, cepat tidaknya nasi mengeras dan lengket tidaknya nasi.

Kadar amilosa / amilopektin sering disebut kada amilosa. Semakin kecil kadar amilosa dalam nasi akan membuat nasi semakin lekat, begitu juga sebaliknya.

 

Baca Juga :

Faktor yang Mempengaruhi Rasa Pulen Pada Beras

Xplod Company Distributor Beras 5 Kg di Solo

Distributor Beras di Solo, Faktor yang Mempengaruhi Rasa Pulen Pada Beras

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

Setelah sebelumnya kita membahas Penyebab Beras Berbau Apek, pada artikel ini kita akan membahas faktor apa sajakah yang mempengaruhi rasa pulen pada beras. Pada artikel sebelumnya telah kita bahas mengenai kadar amilosa dalam beras. Rasio Amilosa / Amilopektin dalam beras sering disebut sebagai kadar amilosa.

Berdasarkan kandungan amilosanya, beras dibagi menjadi 4 golongan. Pertama adalah beras dengan kadar amilosa tinggi yakni 25 – 33%, beras dengan kadar amilosa sedang yakni 20 – 25%, beras dengan kadar amilosa rendah yakni 9 – 20%, dan beras dengan kadar amilosa sangat rendah yakni 2- 9%.

Apa pengaruh kadar amilosa dalam beras terhadap tingkat kepulenan nasi? Kandungan amilosa dalam beras mempengaruhi sifat pemekaran volume nasi, keempukan serta kepulenan nasi. Semakin rendah kadar amilosa dalam beras maka beras tersebut akan lebih pulen.

Beras dengan kadar amilosa rendah menghasilkan nasi dengan sifat tidak kering dan dengan tekstur pulen, tidak mengeras ketika beras tersebut menjadi dingin, dan beras akan terlihat mengkilap. Semakin mengkilap nasi tersebut maka semakin enak rasa nasi tersebut.

Salah satu jenis beras dengan kadar amilosa sangat rendah adalah beras ketan. Beras ketan memiliki kadar amilosa sangat rendah, yakni 1 – 2%. Oleh sebab itu beras ketan tidak banyak mengalami pemekaran ketika selesai dimasak. Beras seperti jenis PB atau IR memiliki daya mekar yang tinggi namun cepat menjadi keras setelah beras tersebut dingin dan tidak lengkat nasinya.

 

Baca Juga :

Nasi Instan dan Beras Cepat Masak

Xplod Company Distributor Beras 5 Kg di Solo

Distributor Beras Solo, Seluk Beluk dan Pengetahuan Seputar Beras Cepat Masak atau Beras Instan

Beras Unggulan di Asia Tenggara

Beras merupakan bahan makanan pokok bagi lebih dari separuh masyarakat di seluruh dunia. Dengan perkembangan teknologi yang pesat pada masa ini, muncul berbagai inovasi baru dalam menyediakan bahan makanan pokok bagi lebih dari 90% masyarakat Indonesia ini. Salah satunya adalah nasi instan.

 

Nasi instan dikembangkan sebagai salah satu alternatif cara memasak beras menjadi nasi, dengan cara cepat dan tidak memakan waktu lama. Beras instan semakin banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di kota besar dengan rutinitas yang sibuk.

 

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar
Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

 

Nasi yang dimasak dari beras biasa, memerlukan waktu hingga pemasakan antara 20 – 30menit sampai pada tingkat pematangan yang dapat dikonsumsi. Apabila ditambah dengan proses perendaman, pencucian dan pengukusan, waktu total pengolahan beras menjadi nasi bisa mencapai 60menit.

 

Beras instan atau beras cepat tanak memiliki ciri fisik yang berbeda dengan beras biasa. Beras cepat tanak dibuat berpori – pori yang dimaksudkan agar air panas atau uap lebih cepat masuk ke dalam dan mengakibatkan waktu pemasakan menjadi jauh lebih cepat. Nasi yang telah dikeringkan mampu menyerap air dalam jumlah besar. Hal inilah yang digunakan sebagai dasar pembuatan nasi instan.

 

Nasi Instan dibuat dengan pemasakan awal (pre-cooking) dan digelantinisasi dengan menggunakan air panas atau uap air. Proses pemasakan awal (pre-cooking) akan menghasilkan beras matang atau beras setengah matang. Beras matang atau setengah matang tersebut selanjutnya dikeringkan sedemikian rupa, sehingga diperoleh butir – butir beras kering yang berpori – pori.

 

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar
Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

 

Nasi Instan harus dapat disiapkan dalam waktu kurang dari 5 menit. Nasi Instan juga harus memiliki rasa, aroma dan tekstur seperti nasi biasa. Nasi Instan juga harus memiliki kandungan gizi yang sama dengan nasi biasa. Sejak awal tahun 70’an, perusahaan makanan asal Jepang Nissin Food Company yang berlokasi di Osaka telah mengembangkan nasi instan yang disebut dengan Cup Rice. Cup Rice dari perusahaan Nissin Food mampu memenuhi sebagian besar dari persyaratan beras instan diatas.

 

Cup Rice maupun bentuk beras instan lainnya, kini telah banyak beredar khususnya di negara maju. Di Indonesia sendiri produk beras / nasi instan masih belum terlalu banyak beredar dibandingkan dengan produk beras / nasi biasa, namun diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan perkembangan penduduk Indonesia.

Distributor Beras di Solo, Harga Beras Bulan April Masih Stabil

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

Pada artikel ini kita akan membahas harga beras pada bulan April 2018 ini. Memasuki minggu kedua dalam bulan April 2018, harga beras di pasaran saat ini masih berada pada level stabil. Harga beras dari kami adalah harga beras dari tingkat distributor yang berada di wilayah kota Solo, Sukoharjo dan Karanganyar.

 

Distributor Beras Kemasan 5kg di Solo, Sukoharjo, dan Karanganyar
Distributor Beras Kemasan 5kg di Solo, Sukoharjo, dan Karanganyar

 

Daftar harga beras dari kami merujuk pada harga beras di tingkat distributor. Apabila anda membeli beras di tingkat minimarket maupun pengecer, seperti toko kelontong, anda akan mendapatkan beras dengan harga yang lebih tinggi.

 

Mendekati bulan puasa belum mempengaruhi harga beras yang beredar di pasaran saat ini. Para distributor beras mengaku, kenaikan harga beras biasanya terjadi pada minimal H-14 hari sebelum lebaran. 2 minggu sebelum lebaran biasanya harga beras akan mengalami kenaikan yang cukup siginifikan, kenaikan harga beras ini terjadi dikarenakan pada bulan puasa dan lebaran terjadi kenaikan permintaan beras, sehingga menyebabkan stok dan ketersediaan beras pada tingkat distributor mengalami kelangkaan.

 

Distributor Beras 5kg di Solo
Distributor Beras 5kg di Solo

 

Kami merupakan distributor beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar yang melayani penjualan beras dalam kemasan 5kg, oleh sebab itu kami akan memberikan informasi harga beras terbaru kemasan 5kg. Berikut adalah daftar harga beras kemasan 5kg dari kami.

Beras 5kg C4 : Rp 58.000

Detail produk dan gambar silahkan klik disini

 

Beras 5kg Cap Lele : Rp 60.000

Detail produk dan gambar silahkan klik disini

 

Beras 5kg Rojowali : Rp 62.000

Detail produk dan gambar silahkan klik disini

 

Beras 5kg Mentik: Rp 64.000

Detail produk dan gambar silahkan klik disini

 

Beras 5kg Rojolele : Rp 77.000

Detail produk dan gambar silahkan klik disini

 

Harga beras di atas adalah harga beras kemasan 5kg dari kami dan di tingkat distributor. Harga beras yang anda beli di pengecer, toko kelontong dan minimarket akan mendapatkan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan harga beras diatas.

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar
Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

Harga Sembako Terbaru, Harga Barang Kebutuhan Pokok Mengalami Kenaikan

Distributor Telur Ayam di Solo

Mendekati hari raya Idul Fitri, beberapa harga barang kebutuhan pokok atau harga sembako mulai mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan harga sembako berada dibawah kisaran 10% untuk semua barang kebutuhan pokok. Kenaikan harga sembako terjadi hampir di semua sektor, mulai dari makanan, minuman hingga bahan makanan.

 

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar
Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

 

Yang pertama kita bahas adalah kenaikan harga beras. Beras sebagai salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia mulai mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga beras terjadi pada angka 5 – 10% untuk beberapa jenis beras. Detail harga beras terbaru bulan April 2018, khususnya di Solo, dapat anda baca DISINI.

 

Selanjutnya adalah harga telur, telur juga mengalami kenaikan harga yang signifikan. Telur yang dari beberapa distributor masih berada di harga 17.200 hingga 17.500 minggu lalu, minggu ini sudah mulai mendekati harga 18.000/kg. Untuk tingkat pengecer dan retailer telur anda akan mendapatkan telur ayam pada harga 20.000 hingga 21.000

Distributor Telur Ayam di Solo
Distributor Telur Ayam di Solo

 

Selain dari sektor makanan, kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah, bawang putih serta bumbu daput lainnya. Namun masih ada juga beberapa barang kebutuhan pokok yang masih berada pada harga yang sama atau stabil. Harga barang pokok yang cenderung stabil meliputi barang – barang produksi pabrikan, seperti minyak goreng dalam kemasan, bumbu dapur instan, aneka mie instan dll.

 

Sebagai salah satu distributor sembako di kota Solo, kami akan terus memberikan informasi terbaru dan update harga barang kebutuhan pokok khususnya di kota Solo. Harga yang kami sajikan mengikuti harga distributor dan grosir sembako yang berada di Kota Solo.