Awal Tahun 2019 Harga Beras di Solo Masih Terpantau Stabil

Grosir Beras Kemasan 2.5Kg di Solo

Sebagai distributor beras di Solo, kami akan memberikan informasi terbaru mengenai fluktuasi dan kenaikan harga beras di Solo. Kami memberikan informasi harga sembako terbaru di Kota Solo, meliputi harga telur ayam terbaru, harga beras terbaru, harga gula grosir dan eceran dari distributor maupun produsen.

 

Pada artikel ini kita akan membahas harga beras terbaru pada awal tahun 2019 ini. Beras pada akhir tahun 2018 lalu tidak mengalami kenaikan harga yang berarti. Meskipun termasuk kebutuhan pokok namun beras termasuk komoditi yang memiliki harga jual cukup stabil dan ketersediaan stok yang terjaga.



Tidak seperti telur yang mengalami kenaikan harga pada akhir tahun, harga beras cenderung stabil dan tidak mengalami perubahan harga yang berarti.

 

 

Beras masih dijual dengan berbagai tingkatan kualitas dimulai dari harga Rp 9.000 / kg untuk beras kualitas bawah hingga harga Rp 13.000 untuk beras dengan kualitas atas.

 

Grosir Beras Kemasan 2.5Kg di Solo
Grosir Beras Kemasan 2.5Kg di Solo

 

Selain beras produksi lokal yang dikemas karungan, pada awal tahun ini mulai banyak muncul beras dengan berbagai kemasan dari produsen sembako besar, seperti Sania yang memunculkan varian beras dan berbagai merk beras dari berbagai produsen sembako lainnya.




 

Harga beras pada tahun 2019 diprediksi akan terus stabil dan tidak mengalami kenaikan berarti. Hanya saja pada tahun ini akan muncul banyak varian beras dengan berbagai merk baru dan kemasan baru yang akan beredar di pasaran serta menambah banyak varian beras yang beredar di masyarakat.

Daftar Harga Beras Terbaru Berbagai Kemasan di Solo Tahun 2018 Xplod Company

Grosir Beras Kemasan 2.5Kg di Solo

Sebagai salah satu distributor beras di solo, distributor beras di Sukoharjo dan distributor beras di Karanganyar kami akan memberikan informasi terbaru mengenai perubahan harga beras, khususnya di Solo. Kami menjadi distributor beras khusus kemasan 5kg dan beras kemasan 2,5kg.

 

Berikut kami sajikan harga beras dari kami yang detailnya dapat anda klik pada tautan dibawah ini.

 

KEMASAN 2,5 KG

BERAS C4 KEMASAN 2,5 KG

BERAS IR64 KEMASAN 2,5 KG

BERAS MENTIK KEMASAN 2,5 KG

BERAS ROJOLELE KEMASAN 2,5 KG

 

KEMASAN 5 KG

BERAS C4 KEMASAN 5 KG

BERAS CAP LELE KEMASAN 5 KG

BERAS CAP ROJOWALI KEMASAN 5 KG

BERAS MENTIK WANGI KEMASAN 5 KG

BERAS ROJOLELE KEMASAN 5KG

 

Informasi dan berita seputar harga beras terbaru dapat anda baca di website kami yang akan kami update setiap ada informasi terbaru. Informasi yang kami sajikan meliputi perubahan harga beras, varian beras terbaru dan informasi lain yang terkait dengan perkembangan beras khususnya di Kota Solo.

Ke depan kami juga akan memberikan informasi terbaru mengenai beras dengan kemasan 10 Kg yang saat ini cukup banyak dicari. Untuk saat ini kami hanya mendistribusikan beras dengan kemasan 2,5 Kg dan 5 Kg dikarenakan beras dengan kemasan tersebut merupakan beras yang paling banyak dicari oleh masyarakat baik untuk kepentingan konsumsi pribadi maupun dijual kembali.

Untuk mengetahui ketersediaan beras dari kami, anda dapat menghubungi kami dahulu melalui menu CONTACT US

 

Distributor Beras di Solo, Jenis Jenis dan Ras Tanaman Padi ( Oryza Sativa )

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

Beras merupakan makanan pokok di lebih dari 26 negara negara padat penduduk di dunia. Beras berasal dari tanaman padi ( Oryza Sativa L ) yang termasuk dalam famili graminae dan genus oryza. Tanaman padi sendiri dibedakan dalam 3 kategori ras, yakni Javanica, Japonica dan Indica.

 

Perbedaan jenis beras dapat kita lihat pada ciri fisik beras. Beras jenis Indica memiliki butir padi berbentuk lonjong panjang dengan rasa nasi pera, sedangkan beras jenis Japonica butirnya pendek dan bulat dengan rasa nasi pulen dan lengket. Beras jenis Indica memiliki masa tanam yang lebih pendek, tahan kekurangan air dan dipanen sekaligus karena butir padi mudah terlepas, sedangkan Japonica memiliki masa tanam yang lebih lama, tanaman berukuran tinggi dan dipanen satu persatu karena butir padi melekat kuat pada tangkainya.

 

Beras yang ada di Indonesia umunya dikategorikan atas varietas bulu dengan ciri bentuk butiran agak bulat sampai bulat, dan varietas cere dengan ciri bentuk butiran lonjong sampai sedang. Penamaan beras di Indonesia juga sering dilakukan berdasarkan daerah produksinya, seperti beras Rojolele dan Cianjut dari Jawa Barat, Siarias dari Sumatra Utara, Solok dari Sumatra Barat, Beras Empat bulan dari Sumatra Selatan, dll.

 

Sebagai bahan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia, beras menyumbang 40 – 80% kalori dan 45 – 55% protein. Dikarenakan pentingnya beras dalam kehidupan masyarakat Indonesia, pemerintah gencar menempuh kebijakan untuk meningkatkan produksi pada di dalam negeri, antara lain melalui intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi lahan pertanian.

 

Baca Juga :

Jenis Beras Kualitas Unggul di Asia Tenggara

Xplod Company, Distributor Beras 5 Kg

Distributor Beras di Solo, Beras Unggulan di Indonesia dan Negara Asia Tenggara

Beras Unggulan di Asia Tenggara

Beras jenis unggulan di Indonesia dikenal dengan istilah beras menak, beras bangsawan atau beras petinggi. Salah satu contoh beras unggulan yang berasal dari Jawa adalah beras Rojolele dan Cianjur dari Jawa Barat. Dari Sumatra Utara terkenal beras menak dengan nama Siarias, sedangkan dari sumatra selatan adalah Empat Bulan.

 

Selain di Indonesia di negara Asia tenggara juga memiliki beras menaknya sendiri. Di Jepang terdapat beras yang disukai oleh penduduknya yakni beras dengan nama Toyonishiki dan Koshihikari. Di Filipia beras menak dikenal dengan nama Azucera, Milfor dan C4. Beras C4 kemudian berkembang pesat di Jawa Barat sebagai beras kelas atas. Di India dan Pakistan juga terkenal beras menak dengan nama yang disebut beras Basmati.

 

Beras Unggulan di Asia Tenggara
Beras Unggulan di Asia Tenggara

 

Beras jenis unggulan ini pada umunya memiliki harga yang lebih mahal daripada beras kualitas biasa, dan lebih sulit diperoleh. Seperti beras Basmati di India yang memiliki harga 2x lipat dari harga beras kualitas standar. Di Indonesia, harga beras Cianjur Kepala misalnya, memiliki harga lebih dari 2x lipat dari harga beras standar seperti IR36.

 

 



 

 

Mahalnya harga beras menak disebabkan oleh rendahnya tingkat produksi beras menak per hektar, lamanya waktu tanam, rendemen gilingnya yang rendah serta kurang dapat menahan serangan hama dan penyakit. Oleh sebab itu di Indonesia penanaman beras kualitas unggul ini dinilai sebagai gerakan yang asosial.

 

Baca Juga :

Xplod Company, Distributor Beras 5 Kg di Solo

Distributor Beras di Solo, Apakah Penyebab Beras Berbau Apek ?

Distributor Beras di Solo, Sukoharjo dan Karanganyar

Beras merupakan makanan pokok bagi mayoritas masyarakat Indonesia, namun pernahkah anda mendapati beras anda berbau apek dan mengalami perubahan rasa? Apa sajakah faktor yang menyebabkan beras menjadi berbau apek pada beras?

 

Beras akan mengalami perubahan rasa dan aroma apabila disimpan pada ruangan dengan suhu diatas 15⁰ C selama lebih dari 3 atau 4 bulan. Kebanyakan tempat penyimpanan beras di Indonesia memiliki suhu lebih dari 15⁰ C, hal inilah yang sering menyebabkan perubahan rasa dan aroma pada beras.

Bau apek atau bau tengik yang tercium pada beras yang telah disimpan dalam waktu yang lama diakibatkan oleh beberapa senyawa yang disebut sebagai senyawa karbonil. Senyawa karbonil adalah senyawa hasil oksidasi lemak yang terdapat pada permukaan beras oleh oksigen, yang salah satunya dikenak dengan 1-heksanal.

Semakin lama beras disimpan, semakin banyak jumlah senyawa ini terbentuk. Oleh sebab itu jumlah senyawa karbonil di dalam beras dapat digunakan sebagai indikator berapa lama beras tersebut telah disimpan.

Disamping aroma, sifat pati dalam sebuah beras sangat berpengaruh terhadap rasa nasi yang dihasilkan oleh beras tersebut. Pati beras terdiri dari molekul – molekul besar yang tersusun atau dirangkai dari unit – unit gula sederhana berupa glukosa.

Rangkaian lurus pada pati beras disebut dengan amilosa, sedangkan rangkaian bercabang disebut dengan amilopektin. Rasio amilosa atau amilopektin dalam beras dapat menentukan tekstur nasi, pera atau tidaknya nasi, cepat tidaknya nasi mengeras dan lengket tidaknya nasi.

Kadar amilosa / amilopektin sering disebut kada amilosa. Semakin kecil kadar amilosa dalam nasi akan membuat nasi semakin lekat, begitu juga sebaliknya.

 

Baca Juga :

Faktor yang Mempengaruhi Rasa Pulen Pada Beras

Xplod Company Distributor Beras 5 Kg di Solo